Pengertian, Tujuan dan Manfaat AKPK Calon Kepala Sekolah

1. Pengertian
AKPK adalah instrumen berbentuk angket yang digunakan untuk memetakan keprofesian calon kepala sekolah/madrasah. AKPK bersifat individual dan merupakan alat refleksi bagi calon kepala sekolah/madrasah untuk mengetahui tingkat pengetahuan dan pengalaman yang sudah dimilikinya berkenaan dengan kompetensi calon kepala sekolah/madrasah.
2. Tujuan AKPK
Tujuan dilakukannya AKPK bagi calon kepala sekolah/madrasah adalah sebagai berikut:
a. Untuk mengidentifikasi bagian-bagian kompetensi yang telah dikuasai oleh calon kepala sekolah/madrasah yang ditunjukkan melalui pengetahuan dan pengalamannya. Data ini menunjukkan kekuatan calon kepala sekolah/ madrasah yang bersangkutan;
b. Untuk mengidentifikasi bagian-bagian kompetensi yang belum dikuasai oleh calon kepala sekolah/madrasah dan memerlukan pendalaman pengetahuan dan pengalaman. Hal ini akan menjadi bagian pengembangan lebih lanjut dalam diklat calon kepala sekolah/madrasah.
c. Untuk merumusan program diklat bagi calon kepala sekolah/madrasah.
3. Manfaat AKPK
Analisis hasil AKPK memberikan manfaat kepada pihak-pihak yang terkait dengan program penyiapan calon kepala sekolah/madrasah sebagai berikut.
a. LPPCKS/M
1) Peta kompetensi awal setiap calon kepala sekolah/madrasah yang telah mengisi AKPK akan digunakan sebagai dasar untuk menyusun berbagai rancangan diklat bagi mereka agar lebih efektif dan efisien.
2) Hasil AKPK digunakan sebagai dasar untuk mengelompokkan calon kepala sekolah/madrasah dalam kelas-kelas atau kelompok-kelompok belajar dalam kelas berdasar kesamaan kebutuhan pengembangan keprofesiannya.
3) Sebagai dasar untuk menyusun/mengembangkan berbagai instrumen/ perangkat diklat, seperti: struktur program, kurikulum/silabus, bahan diklat, sumber belajar, alat pembelajaran, alat penilaian dan lain-lain.
b. Dinas Pendidikan dan Kantor Kementerian Agama Provinsi/ Kabupaten/ Kota
1) AKPK digunakan sebagai dasar untuk menyusun program pembinaan calon kepala sekolah/madrasah berkelanjutan.
2) Sebagai dasar penyusunan program dan anggaran untuk program penyiapan kepala sekolah/madrasah.
c. Fasilitator Diklat.
1) Untuk menentukan keluasan dan kedalaman materi diklat.
2) Sebagai dasar menentukan strategi dan pendekatan pembelajaran.
d. Calon Kepala Sekolah/Madrasah
1) Sebagai bahan refleksi diri untuk menentukan skala prioritas dalam pengembangan diri menuju pencapaian kompetensi calon kepala sekolah/madrasah paripurna secara berkelanjutan.
2) Sebagai dasar melakukan persiapan diri untuk mengikuti pendidikan dan pelatihan calon kepala sekolah/madrasah.
Sumber : Buku Juklak AKPK Calon Kepala Sekolah, Lembaga Pengembangan dan Pemberdayaan Kepala Sekolah/madrasah (LPPKS)

Posted in | Leave a comment

AKPK Calon Kepala Sekolah

Analisis Kebutuhan Pengembangan Keprofesian (AKPK)

Posted in | Leave a comment

Cara Menyusun RKS

Materi Belajar Menyusun RKS (Rencana Kerja Sekolah) Kepala Sekolah

Sumber : Materi Diklat Cakep LPPKS

Posted in | Leave a comment

Struktur Program OJL Calon Kepala Sekolah

Berikut ini adalah STRUKTUR PROGRAM OJL yang harus dilakukan Calon Kepala Sekolah:

N0
Kegiatan dan Jenis Tagihan pada OJL
ALOKASI WAKTU
SEKOLAH SENDIRI
SEKOLAH LAIN
Jumlah
1
Rencana Tindak Kepemimpinan
40

40
2
Observasi Pembelajaran guru junior
20

20
3
Penyusunan perangkat pembelajaran
40

40
4
Tugas mandiri/Kajian




4.1
Mengkaji RKS
8
4
12

4.2
Mengkaji pengelolaan kurikulum
8
4
12

4.3
Mengkaji pengelolaan Pendidik dan tenaga kependidikan
4
2
6

4.4
Mengkaji Pengelolaan Sarpras
4
2
6

4.5
Mengkaji pengelolaan peserta didik
4
2
6

4.6
Mengkaji pengelolaan keuangan
4
2
6

4.7
Mengkaji TIK dalam pembelajaran
2
1
3

4.8
Mengkaji Pelaksanaan Monitoring dan Evaluasi
2
1
3
5
Upaya peningkatan kompetensi di sekolah magang berdasarkan hasil AKPK

20
20

Penyusunan portofolio
10
10
20

Jumlah
150
50
200

 Sumber : Materi Diklat CaKep 2012 (Salatiga)

Posted in | Leave a comment